MAKALAH KEBUDAYAAN ILMU SOSIAL DASAR
MAKALAH KEBUDAYAAN
ILMU SOSIAL DASAR
Kelompok:
1. Bagas Firmansyah (11119261)
2. Muhammad Zulfikar Arifin (14119504)
3. Nurdiansyah Saputra (14119902)
4. Cahya Prasetya (17119252)
Kelas 1KA05
Mata Kuliah: Ilmu Sosial Dasar
Dosen: Widyarsih
UNIVERSITAS GUNADARMA
-----------------------------------------------------------------------
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakat.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Depok, 07 November 2019
---------------------------------------------------------------------------------DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
- Definisi Kebudayaan
- Wujud - wujud kebudayaan di Indonesia
- Macam - macam kebudayaan yang terdapat di Indonesia
- Penting-nya menjaga kebudayaan Indonesia
BAB III PENUTUP
- Kesimpulan
- Saran
DAFTAR PUSTAKA
---------------------------------------------------------------------------------
BAB I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Kebudayaan atau yang dapat disebut juga “Peradaban” mengandung pengertian yang sangat luas dan mengandung pemahaman perasaan suatu bangsa yang sangat kompleks meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni,moral, hukum, adat-istiadat, kebiasaan dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat. (Taylor, 1897).
Indonesia adalah negara yang banyak memiliki pulau yang disatukan oleh lautan. Indonesia memiliki banyak obat-obatan tradisional, bahkan jika dibandingkan Negeri Gingseng Indonesialah yang paling banyak jenis tumbuhan herbal. Tidak hanya itu saja bahkan para manusia Indonesia pun bisa meneliti dan mengolahnya. Kebudayaan indonesia bukan hanya dari alat music, lagu-lagu dan pakaian saja. Bisa dikatakan semua materi yang Allah SWT berikan di bumi ini dimiliki oleh Indonesia.
B. TUJUAN PENULISAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Ilmu Sosial Dasar tentang Kebudayaan, harapan penulis untuk pembaca adalah:
- Dapat mengetahui makna dan pengertian tentang kebudayaan di Indonesia
- Dapat mengetahui macam-macam kebudayaan di Indonesia
- Dapat mengetahui wujud-wujud kebudayaan di Indonesia
- Untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian kebudayaan Indonesia yang baik dan bermanfaat.
---------------------------------------------------------------------------------
A. DEFINISI KEBUDAYAAN
Kata kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu Buddhayah dari kata buddhi yang artinya budi atau akal, maka kebudayaan adalah sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal. Dalam bahasa Inggris kebudayaan disebut “culture”, yang berasal dari kata lain yaitu:”colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan tanah atau bertani. Dalam bahasa Indonesia, kata culture di adopsi menjadi kultur.
Sedangkan pengertian mengenai kebudayaan sendiri yaitu sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Berikut ini pandangan para ahli tentang kebudayaan :
a. Sir Edward Burnet Tylor
Kebudayaan adalah kompleks keseluruhan yang meliputi: pengetahuan, kepercayaan, kesenian, hokum, moral, kebiasaan, dan lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat.
b. Melville J. Herkovits
Kebudayaan sebagai suatu superorganic karena kebudayaan yang turun temurun tidak pernah akan ditinggalkan walaupun masyarkata senantiasa silih berganti.
c. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
d. Selo Soemarjan dan Soelaiman Soemardi
Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa dan cipta manusia.
B. Wujud - wujud Kebudayaan di Indonesia
Menurut Koentjaraningrat, wujud kebudayaan terbagi atas beberapa hal, yaitu:
1. NILAI BUDAYA
Nilai – nilai ini dipelajari oleh masyarakat sejak kecil, sulit untuk digoyahkan dan menghasilkan gagasan di kemudian hari. Dapat berupa buah pikiran, tingkah laku, maupun benda – benda tertentu.
2. SISTEM BUDAYA
Sifatnya abstrak, dalam perwujudannya berpola dan berdasarkan sistem tertentu.
3. SISTEM SOSIAL
Kebudayaan dalam sistem sosial sifatnya konkret dan dapat diabadikan. Sistem ini menggambarkan tingkah laku manusia yang terus berjalan dengan pola tertentu dan aturan tertentu.
4. KEBUDAYAAN FISIK
Artinya memiliki bentuk dan bisa dilihat. Misalnya saja hasil budaya seperti candi, baju adat, gamelan, dan benda – benda sejarah lainnya.
C. Macam - macam Kebudayaan di Indonesia





Kebudayaan atau yang dapat disebut juga “Peradaban” mengandung pengertian yang sangat luas dan mengandung pemahaman perasaan suatu bangsa yang sangat kompleks meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni,moral, hukum, adat-istiadat, kebiasaan dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat. (Taylor, 1897).
Indonesia adalah negara yang banyak memiliki pulau yang disatukan oleh lautan. Indonesia memiliki banyak obat-obatan tradisional, bahkan jika dibandingkan Negeri Gingseng Indonesialah yang paling banyak jenis tumbuhan herbal. Tidak hanya itu saja bahkan para manusia Indonesia pun bisa meneliti dan mengolahnya. Kebudayaan indonesia bukan hanya dari alat music, lagu-lagu dan pakaian saja. Bisa dikatakan semua materi yang Allah SWT berikan di bumi ini dimiliki oleh Indonesia.
B. TUJUAN PENULISAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Ilmu Sosial Dasar tentang Kebudayaan, harapan penulis untuk pembaca adalah:
- Dapat mengetahui makna dan pengertian tentang kebudayaan di Indonesia
- Dapat mengetahui macam-macam kebudayaan di Indonesia
- Dapat mengetahui wujud-wujud kebudayaan di Indonesia
- Untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian kebudayaan Indonesia yang baik dan bermanfaat.
---------------------------------------------------------------------------------
BAB II PEMBAHASAN
A. DEFINISI KEBUDAYAAN
Kata kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu Buddhayah dari kata buddhi yang artinya budi atau akal, maka kebudayaan adalah sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal. Dalam bahasa Inggris kebudayaan disebut “culture”, yang berasal dari kata lain yaitu:”colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan tanah atau bertani. Dalam bahasa Indonesia, kata culture di adopsi menjadi kultur.
Sedangkan pengertian mengenai kebudayaan sendiri yaitu sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Berikut ini pandangan para ahli tentang kebudayaan :
a. Sir Edward Burnet Tylor
Kebudayaan adalah kompleks keseluruhan yang meliputi: pengetahuan, kepercayaan, kesenian, hokum, moral, kebiasaan, dan lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat.
b. Melville J. Herkovits
Kebudayaan sebagai suatu superorganic karena kebudayaan yang turun temurun tidak pernah akan ditinggalkan walaupun masyarkata senantiasa silih berganti.
c. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
d. Selo Soemarjan dan Soelaiman Soemardi
Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa dan cipta manusia.
- Rasa meliputi jiwa manusia mewujudkan segala norma dan nilai kemasyarakatan yang perlu untuk mengatur masalah kemasyarakatan dalam arti yang luas, misalnya keyakinan, ideology, kebatinan, kesenian
- Cipta meliputi kemampuan mental,kemampuan berfikir dari orang yang hidup bermasyarakat yang menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan, baik yang berwujud teorimurni, maupun yang telah disusun untuk diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
- Karya, masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan (material culture) yang diperlukan oleh masyarakat untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatannya serta hasilnya dapat diabadikan untuk keperluan masyarakat.
B. Wujud - wujud Kebudayaan di Indonesia
Menurut Koentjaraningrat, wujud kebudayaan terbagi atas beberapa hal, yaitu:
1. NILAI BUDAYA
Nilai – nilai ini dipelajari oleh masyarakat sejak kecil, sulit untuk digoyahkan dan menghasilkan gagasan di kemudian hari. Dapat berupa buah pikiran, tingkah laku, maupun benda – benda tertentu.
2. SISTEM BUDAYA
Sifatnya abstrak, dalam perwujudannya berpola dan berdasarkan sistem tertentu.
3. SISTEM SOSIAL
Kebudayaan dalam sistem sosial sifatnya konkret dan dapat diabadikan. Sistem ini menggambarkan tingkah laku manusia yang terus berjalan dengan pola tertentu dan aturan tertentu.
4. KEBUDAYAAN FISIK
Artinya memiliki bentuk dan bisa dilihat. Misalnya saja hasil budaya seperti candi, baju adat, gamelan, dan benda – benda sejarah lainnya.
C. Macam - macam Kebudayaan di Indonesia
1. NGABEN

Contoh Kebudayaan Indonesia
Ini merupakan tradisi masyarakat Bali dalam memperlakukan orang yang sudah wafat. Mereka percaya bahwa api akan mensucikan, sehingga orang yang telah meninggal dibuatkan upacara tertentu yang kemudian dibakar sampai menjadi abu. Selanjutnya, abu akan dikumpulkan dalam sebuah wadah yang nantinya akan dilarung ke laut.
2. YAMKO RAMBE YAMKO

Contoh Kebudayaan Indonesia
Mungkin sebagain dari Anda hanya tahu bahwa Yamko Rambe Yamko adalah sebuah nyanyian dari masyarakat Papua saja. Pada kenyataannya, tak hanya sebatas lagu tetapi ini adalah syair tentang kesedihan karena peperangan. Syair ini lahir pada zaman dahulu sejak masa penjajahan. Sampai sekarang masih sering dipakai masyarakat Papua dalam upacara peringatan.
3. TRADISI BAKAR BATU

Contoh Kebudayaan Indonesia
Ini juga merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Timur Indonesia. Mereka akan membakar batu sebagai tanda syukur kepada Tuhan atas berkah dan hasil bumi yang melimpah. Bakar Batu juga menjadi simbol perdamaian atau gencatan senjata, karena sejak dahulu antar suku di daerah Timur Indonesia sering kali terlibat peperangan.
4. TANAM SASI

Contoh Kebudayaan Indonesia
Ini merupakan bagian dari upacara kematian yang dilakukan oleh salah satu suku di Kabupaten Merauke. Sasi adalah kayu yang ditanam untuk memperingati 40 hari kematian seseorang. Sasi akan dicabut setelah hari ke 1000.
5. WIWITAN

Contoh Kebudayaan Indonesia
Tradisi ini banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa yang bermata pencaharian sebagai petani untuk mensyukuri hasil panen mereka. Wiwitan dilakukan dengan menyembelih ayam kampung, menyajikannya dengan nasi uduk dan dibagi – bagikan kepada tetangga. Selain itu, petani yang bersangkutan juga membuat sesaji tertentu yang akan diletakkan di ladang dan dekat hasil panen mereka.
Pengertian kebudayaan, unsur unsur kebudayaan, ciri ciri kebudayaan, wujud kebudayaan, fungsi kebudayaan, contoh kebudayaan di Indonesia, dll.
Lalu selanjutnya Kebudayaan dalam bentuk Karya di Indonesia adalah:
- Contoh Hasil karya rumah adat:
- Aceh:
Rumoh Aceh
Rumah Krong Bade
- Sumatera Utara:
Rumah Balai Batak Toba
Rumah Bolon
Omo Sebua (Nias)
Rumah Panggung (Melayu dan Pesisir)
Siwaluh Jabu (Karo)
- Contoh Hasil karya seni Tari:
Sumatera Barat - Tari Piring
Aceh – Tari Seudati, Ranup Lampuan
- Contoh Hasil karya seni musik
Maluku – Rasa Sayange
Papua - Ramko Yambe Ramko
D. Penting-nya menjaga Kebudayaan di Indonesia
Melestarikan budaya adalah tugas kita seluruh rakyat Indonesia. Sebagai negara yang berbudaya, dimana beragamnya budaya di Indonesia, patut kita jaga budaya tersebut agar tidak diklaim oleh negara lain sebagai budayanya. Setiap budaya yang ada di negeri ini wajib menjadi tanggungjawab kita untuk dilestarikan.
Ada beberapa budaya Indonesia yang diklaim oleh negara asing seperti Malaysia. Sebagaimana yang dikatakan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Windu Nuryanti sepanjang tahun 2007-2012 sedikitnya Malaysia sudah tujuh kali mengklaim budaya Indonesia sebagai warisan budayanya. Salah satunya, dimulai November 2007 terhadap kesenian Reog Ponorogo. Selanjutnya pada Desember 2008, Malaysia mengklaim lagu “Rasa Sayange”, disusul dengan batik yang diklaim Malaysia pada Januari 2009. Ada pula klaim atas tari Tor-tor dan Gondang Sambilan dari Sumatera Utara (Kompas.com, 19/6/2012).
Serangkaian klaim itu membuat kita harus terus menjaga dan melestarikan budaya yang ada agar tidak diklaim negara lain. Kalau perlu secara rutin diadakan di seluruh daerah Indonesia pesta budaya seperti perlombaan fashion show busana daerah, perlombaan tarian daerah dan lain sebagainya. Hal itu penting agar tetap budaya itu terpatri dalam keseharian, pikiran dan tingkah laku kita.
Beragam budaya yang ada di Indonesia harus semakin kita tonjolkan dalam keseharian. Dengan begitu setiap orang, negara yang ada mengetahui bahwa Indonesia memiliki beragam budaya yang tak dapat diklaim oleh negara lain. Patut diingat bahwa bersatunya budaya kita dapat mempererat tali persatuan diantara kita. Wujud dari persatuan itu salah satunya ketika budaya dan agama yang kita anut bersatu menjadi suatu kesatuan tanpa ada pembedaan. Setiap budaya yang ada wajib dihargai dan dianggap baik tanpa harus membanding-bandingkan budaya siapa yang lebih baik.
Benarlah, bahwa budaya menjadi unsur penting dari sebuah kemajuan suatu negara. Seperti Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa, dimana lima sila di dalamnya harus diaplikasikan dalam kehidupan sesuai amanat dari The Founding Father. Indonesia dikenal sebagai bangsa dan negara yang memberikan kebebasan bagi bangsanya untuk menganut agama dan kepercayaannya masing-masing, menghormati orang lain, harkat dan martabatnya, mencintai persatuan, mencintai rakyat, pemimpinnya, keluarga maupun sesamanya dengan cara yang bijaksana dan menjunjung tinggi keadilan. Dari hal tersebut, dapat dikatakan bahwa Indonesia adalah negeri yang membudayakan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai sumber dari kebudayaan bangsa meliputi seni, adat istiadat, pemikiran, sikap dan sifat bangsa Indonesia. Dengan landasan Pancasila, maka kebudayaan yang tumbuh merupakan kebudayaan yang baik. Oleh karena itu, sangat pantas bila budaya menjadi salah satu unsur kemajuan suatu negara termasuk Indonesia. Budaya itu tidak hanya sekedar pakaian adat, tarian adat, lagu adat maupun lain sebagainya. Tetapi, budaya itu termasuk perilaku yang kita lakukan di kehidupan ini sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku.
Sebagai contoh, pada saat korupsi semakin membudaya di kehidupan kita, maka budaya kebaikan yang ditanamkan sejak dulu akan sedikit demi sedikit luntur. Kita mempunyai budaya, dimana menghormati hak dari masyarakat, namun setelah korupsi, maka ada perampasan hak masyarakat disitu. Artinya, budaya yang baik itu terkikis oleh tindakan korupsi. Pada intinya, nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia harus tetap dipertahankan agar Indonesia maju seperti kata Presiden Jokowi.
Oleh karenanya, menjaga budaya berarti menjaga martabat bangsa karena budaya adalah bagian dari jati diri bangsa peninggalan leluhur yang harus dijaga dengan baik.
---------------------------------------------------------------------------------
BAB III PENUTUPAN
A. Kesimpulan
Kebudayaan dapat diartikan sebanyak empat jabaran dari empat teori yang berbeda-beda, menurut Koetjaningrat budaya adalah apa saja yang meliputi Rasa, Cipta dan Karya. Rasa adalah jiwa masyarakat yang terlekat dari kebudayaan, Cipta adalah pemikiran dan ide yang dilestarikan, sementara Karya adalah apa saja yang bentuk fisik atau dapat dirasakan dalam kebudayaan.
Seperti diketahui Indonesia merupakan negara yang memiliki berpuluh ribu budaya yang tersebar di seluruh bagian di Indonesia, sudah sepantasnya kita mengetahui makna budaya, wujud-wujud dari budaya dan contoh macam-macam budaya di Indonesia, juga pentingnya melestarikan budaya kita sendiri karena banyak negara lain yang bisa saja mengklaim budaya milik kita karena kurang-nya kepedulian kita untuk mengetahui akan budaya kita sendiri.
B. Saran
Sebagai pemuda Indonesia harusnya jangan acuh terhadap kebudayaan kita sendiri, dengan adanya Internet kita bisa banyak mencari tahu tentang kebudayaan kita sendiri dan bantu menyebarkan-nya, itu adalah hal yang paling mudah yang bisa kita lakukan.
---------------------------------------------------------------------------------
http://nisabumkhairun.blogspot.com/2013/10/makalah-kebudayaan-indonesia.html?m=1
https://thegorbalsla.com/pengertian-kebudayaan/
Sebagai pemuda Indonesia harusnya jangan acuh terhadap kebudayaan kita sendiri, dengan adanya Internet kita bisa banyak mencari tahu tentang kebudayaan kita sendiri dan bantu menyebarkan-nya, itu adalah hal yang paling mudah yang bisa kita lakukan.
---------------------------------------------------------------------------------
DAFTAR PUSTAKA
http://nisabumkhairun.blogspot.com/2013/10/makalah-kebudayaan-indonesia.html?m=1
https://thegorbalsla.com/pengertian-kebudayaan/

Komentar
Posting Komentar